Kampung di Atas Bukit yang Berada di Wilayah Pelosok Sukabumi Jawa Barat Indonesia

0
790
Kamping di atas bukit
Suasana rumah kampung di atas bukit

Kampung di atas bukit, berada di atas ketinggian dengan posisi rumah bertahap tersusun rapih dari atas kebawah, inilah suasana kampung di atas bukit. dengan bentuk rumah yang semuanya hampir sama berbahan dari kayu, bilik, bambu, beratapkan asbes ada juga yang menggunakan atap dari hateup (daun). yang mana, semua bentuk rumah disini mayoritas kebanyakan rumah panggung. dan bila di lihat dari kejauhan, nampak perkampungan ini, dari rumah satu ke rumah yang lain posisi jaraknya berjauhan. tak ada keramaian, tak terdengar suara obrolan, seperti aktivitas sebagaimana suasana di perkampungan yang biasanya. Siang mulai terik, sinar mentari menyorot dengan begitu sangat jelas. seakan cahaya nya ingin memperlihatkan keindahan alam yang tersembunyi di sekeliling perkampungan yang sekarang suasananya lagi sepi. selang beberapa menit satu persatu orang orang pun mulai turun dari atas, dari sebuah lokasi yang terhalang ilalang dan semak belukar. ternyata, mereka adalah warga kampung disini. mungkin itulah alasannya kenapa suasana sepi sangat terasa di perkampungan ini. karena, dari pagi hingga siang warganya beraktivitas di ladang atau di kebun. dan kegiatan bertani tersebut bisa dilakukannya hingga sampai sore hari.

Di sebuah jalan yang saya lewati, hanya beralaskan tanah yang terlihat dan di hiasi batu-batuan yang disusun rapih, sekilas di sebagian jalannya nampak ada bekas adukan berbahan dari pasir dan semen, sepertinya dulu jalan ini sudah di bangun namun kini sudah mulai rusak. dengan kondisi jalan yang sangat lurus memanjang dari atas ke bawah, seperti inilah akses jalan kampung di atas bukit.

Bagi warga disini melewati akses jalan ini, sepertinya sudah terbiasa. namun, untuk sebagian orang yang baru atau pendatang, hal pertama melewatinya harus siap siap tarik napas campur penuh kehati-hatian, apalagi pada saat sudah turun hujan jalan akan menjadi licin, dan pasti melewatinya akan campur menegangkan. Karena jalan kampung di atas bukit ini jika posisi kita lewat dari atas, akses jalannya bakal menemukan banyak turunan yang lumayan licin jika lagi basah.

Di batas kedua provinsi, lokasi kampung ini berada. di ujung Jawa barat kabupaten Sukabumi mendekati jalur masuk wilayah banten. Warga di kampung disini pada awalnya merupakan warga pindahan dari kampung yang tidak jauh posisinya dari lokasi yang sekarang. mereka merupakan masyarakat yang selalu memegang teguh adat istiadat, dan perpindahan yang di lakukan tersebut biasanya merupakan sebagian dari kebiasaan yang di lakukan boleh warga kampung adat, yang selalu melakukan perpindahan untuk mengikuti sesepuh yang di percayai sebagai memimpin kampung adat di wilayahnya.

Wilayah kampung di atas bukit ini sudah berdiri sejak lama, setiap warga menempati sebidang tanah yang awalnya merupakan lahan perkebunan dan kini di bangunlah rumah rumah ini. lokasi atau lahan rumah di perkampungan ini bukan milik pribadi warga disini. melainkan, milik seseorang yang telah mengizinkan untuk di jadikan permukiman warga. hal ini dikatakan oleh salah seorang warganya mereka menempati lahan ini dengan cara sistem menyewa yang harus di bayar setiap tahun sekali.

Kampung di atas bukit
suasana rumah milik warga di kampung di atas bukit

Warga kampung di atas bukit ini membayar lahan yang sekarang mereka tinggali untuk di bangun rumah sebesar Rp 50.000 pertahun, dan Rp 20.000 pertahun jika ingin membuat kandang ternak , seperti ternak kambing. namun si pemilik lahan tidak menargetkan warga disini harus membayar segitu. tergantung keadaan, dan harga sewa nya pun bisa kurang dari harga yang di atas, bahkan ada yang membayar Rp 20.000 pertahun untuk setiap rumah. Pembayaran sewa lahan ini di peruntukan untuk membantu menambah biaya pajak tanahnya, sekaligus sebagai balas Budi ke yang punya lahan.

Oh ya teman teman. lokasi kampung di atas bukit ini berada di wilayah Kasepuhan kampung adat ciptamulya desa sirnaresmi kecamatan cisolok, kabupaten Sukabumi Jawa barat. kampung Ciptamulya yang berada di wilayah kesatuan adat Banten kidul, seperti Kasepuhan Ciptagelar, kasepuhan Sinarresmi dan lain lain hingga kini masyarakat disni masih melestarikan, menjaga dan terus akan mewariskan budaya adat istiadatnya, hal tesebut terlihatnya dari keberadaan nuansa Sunda kuno atau Sunda wiwitan dan kegiatan atau aktivitasnya yang lain yang berkaitan dengan adat atau tradisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here